Migrasi Blog Gw

June 13th, 2008 by berchmanthegreat

Beberapa dari kalian pasti bertanya2, Sigit kok ga update blog?? Kyaa!! Update dong, Sigit Ganteng!! Kyaaa!!
Okeh, pasalnya, gw pindah blog. Jadi, seterusnya cerita2 hidup gw yang tampan ini bisa u liat di:

http://antibiasa.wordpress.com

 

Check it out and enjoy, guys!Cheers! :D

UU ITE Ga Ada Hubungannya

April 19th, 2008 by berchmanthegreat

Hai2!! Jumpa lagi bersama saya, di acara…(halah). Cukup. Ok,
emang beberapa hari belakangan ini gw (sok) sibuk banget. Kerjaan numpuk.
Proyek gak kelar2. Flash lah. Web lah. Proposal lah. Nyapu ini lah. Ngepel itu
lah. Gesut sini, gesut sana. Ngahahahaha. Yang terakhir tentu tidak benar,
saudara-saudara. Ya, tidak benar.

Hari ini adek gw plg buat ambil barang2 keperluan dia buat
naek gunung. Begitu tau dia mo naek gunung bareng sama temen2 sekolaan dia,
nyokap gw langsung bilang, “Hah? Ke gunung?! Musim ujan gini! Kamu ga takut?!
Entar kalo longsor gimana? Kalo ada setan, terus kamu ilang?!” Iya, nyokap
memang rada2  (rada2?) khawatiran gitu.
Contohnya, barusan jam 6.30 malem, pas adek gw blg kalo dia balik ke asrama
naek bis dan nolak buat dianterin sama bokap, nyokap lgsung bilang, “Hah?
Kenapa ga mau dianterin?! Malem2 gini! Gimana kalo nanti diculik?!” Sungguh
seorang nyokap yang perhatian dan cinta sama anak2nya…

Tapi adek gw itu emang bertolak belakang sama gw. Dia bawa
barang2 banyak. Stok makanan buat di gunung, baju2, ransel, senter, hape,
kolor, kacamata, dan lain2.  Dengan
kondisi yang begitu memprihatinkan, dia dengan semangat bergelora, tegas, dan
penuh keberanian bilang, “Pulang naek bis aja.” Buset…Pernah sekali gw
mengalami kejadian serupa. Gua bawa barang2 banyak. Tissue dan baju yang
melekat di badan. Dengan kondisi yang sangat mengenaskan ini, gw dengan
semangat 45, tanpa rasa takut, dan muka penuh keyakinan bilang, “Mi, anterin…”
Ya, sungguh 2 saudara kembar yang identik…

Eniwei, besok gw ada seminar di Gedung Shekinah. Oh, bukan.
Gedung Shekinah bukan semacam  Gedung
Sate di Bandung yang merupakan tempat jualan sate (Iya kan? Gedung Sate tempat
berkumpulnya tukang sate dari seantero Indonesia kan?!). Gedung Shekinah adalah
gedungnya Shekinah, kelompok kategorial di KAJ. Janjian sama Bang Jonner di
halte busway harmoni jam 9.30. Yang ga tau Bang Jonner, liat di sini. Ga tau gw
bisa bangun ga.

Lanjut ke laporan berikutnya, anak2 di PU pada final exam
mulai senen besok, which means that ini saatnya gw beraksi gangguin mereka yang
lagi ujian. Huehuehue. *devil smile. Ngomong2 soal ujian, ada sebuah kejadian
gila yang dilakukan gw sama temen2 serumah pas lagi 1st year.  Jadi waktu itu kita lagi mid exam. Besoknya
ujian Calculus I, yang notabencong dosennya adalah seorang baik hati yang kalo
exam, pasti soalnya mirip2 sama review yang dia kasih. And you know what we did,
guys? Kita foto2an. Iya, foto2an. Dengan narsis2an kita foto2an karena
kebetulan si gendut (baca: beruang kutub a.k.a bandot a.k.a beri), lagi minjem
kamera nya salah seorang temen kita. Kita bener2 meremehkan ujian tersebut
saudara2. Benar2 meremehkan. Besoknya, ujian tiba. Dengan pede kita masuk ke
tempat ujian. Setelah kurang lebih 2 jam, kita dengan pede keluar. Semua
berjalan lancer, saudara2. Everything was ok. Sampe saat hasil dibagikan,
ternyata aksi permainan bergaya-bak-jadi-foto-model-ga-kesampean itu menelan
korban. Ya, sapa lagi yang paling enak dijadikan korban kalo bukan bandot…Si
gendut itu failed. Failed! Reaksi kita saat itu: prihatin. Empati. Simpati.
Kartu Halo. XL, dll. Reaksi kita sekarang kalo denger cerita itu: NGAHAHAHAHAHAHAHAHA..!!!
Ketawa2 guling2an kaya cacing kepanasan lagi senggama…

Bisnis Sukses, Duit Ngalir, Gak Pake Modal!

April 5th, 2008 by berchmanthegreat

Kemaren pagi gw ke Cikarang, ngurusin sesuatu buat
internship gw. Kejadian seru terjadi pada malam hari, ketika gw dan beberapa
teman gw, Kindy, Peng Chung (yang bermarga Ko), dan Irene. Seperti biasa, nama
asli disamarkan. Ada suatu momen di mana obrolan kita sampe kepada topic
tentang Mulan Jameela dan lagunya, Makhluk Tuhan Paling Seksi. Gw berpendapat
kalo itu lagu rada2 mesum dan mengundang birahi banget. Apalagi pas lirik “ooh,
ooh, ooh, ih, ih…”. C’mon man! That’s freakin’ crazy! Si Ko Peng Chung yang
ahli silit, eh maaf, silat maksudnya, berkomentar tentang aransemennya, “Tapi
si Ahmad Dhani emang bagus ya musikalitas sama aransemennya.” Kita serentak
menyetujui. Kemudian, dengan pede, tanpa perasaan berdosa, berdedikasi tinggi,
dan tampang mirip engko2 yg udah ga boker 3 bulan, dia kentut. Oh, gak ding.
Dia bilang, “Tapi sayang men, dia itu OTODIDAK.” Kita terperangah. Kenapa
omongan dia tiba2 ga nyambung gitu. Tapi karena emang gw piker dia bener2
berkamsud menggunakan kata itu, gw dan Kindy menimpali, “Iya, emang.” Yang
lebih aneh lagi, dia nerusin, “Iya. Liat aja, tokoh idolanya, Bung Karno,
terus, siapa itu pemimpin Nazi?”. Kita terperangah. Lagi. Gw sama Kindy
liat2an. Bingung. Irene angkat HP, berusaha hubungin rumah sakit jiwa terdekat.
Oh, Ko Peng Chung, makan ginseng apakah dikau sampe omonganmu ngalor ngidul
gini? Terus gw Tanya, “Men, hubungannya otodidak sama Bung Karno ama Hitler
apaan men?”. Dia jawab, lagi2 tanpa rasa berdosa, “Oh, kamsud gw OTORITER.” Gw
liat Kindy. Kindy liat gw. Kita ngakak. Hampir dia kita kepet, saking gemesnya.
Tapi karena di situ ada 1 orang cewek, kita urungkan niat kita. Yah, beruntung
namanya bisa masuk di blog gw karena kejadian soblog dia itu.

Bisa dikira2 yg mana yg bernama Ko Peng Chung

Ber4_1

Busway, gw barusan liat acara di O’Channel, “Business Art
with Mario Teguh”. Salam super. Sungguh super sekali, teman2 Jakarta yang super
(menirukan gayanya dia). Dari situ gw dapet beberapa inspirasi ilmu. Misalnya,
kenapa alasan orang yg sukses di daerah, ga bisa mengembangkan usahanya ke
skala nasional. Ato mengapa orang yang
mau sukses, harus mengambil inisiatif. Ato mengapa kucing berkaki empat, monyet
berbulu, dan Ko Peng Chung bernama Ko Peng Chung. (Memang kejam apa yang sebuah
fitnah bisa lakukan…hehehe). Dari situ gw jadi teringat sama postingan salah
satu temen gw di milis anak2 PU angkatan gw, Bung Roy. Bukan. Bukan Roy S, tapi
Roy OB(baca: royop). Dia pernah post beberapa bidang pekerjaan baru yang
potensial buat digali sama masyarakat, di kota2 besar khususnya. Gaji gede,
tanpa modal. Check it out!

 

TUKANG PARKIR

Modal : Nol, yang penting berani malu dan tahu lokasi starategis.
Penghasilan :
Jika diasumsi bahwa :
1.. Parkir mobil : Rp 1,000 / mobil / jam
2.. Parkir motor : Rp 500 / motor/ jam
Maka jika diasumsikan Anda bekerja 8 jam sehari di mana tempat parkir
Anda dapat memuat 20 mobil atau 40 motor, maka Anda akan memperoleh :
8 jam x 20 mobil x Rp 1,000 = Rp 160,000 / hari.
Jika Anda bekerja 26 hari perbulan, maka penghasilan Anda menjadi Rp
160.000 x 26 hari = Rp 4,160.000 / bulan (bebas pajak).

Keuntungan yang diperoleh :
1.. Bebas pajak
2.. Jam kerja tidak mengikat
3.. Masih bisa mengerjakan pekerjaan sambilan (jualan rokok di warung)
4.. Tingkat stress rendah
5.. Tidak beresiko. Kalau pun ada (klaim, tuntutan karena kendaraaan
yang diparkir hilang / rusak), tinggal lari saja.

 

PENGAMEN

Modal : gitar, kencrengan, atau nol sama sekali. Yang penting berani
malu.

Penghasilan :
Tergantung tempat dan sasaran. Jika sasaran yang dituju adalah mobil
angkot mungkin bisa lebih besar. Jika diansumsikan tempat yang dituju
adalah lampu merah dengan durasi 2 menit, dan pendapatan Rp 300 / angkot,
dan bekerja 8 jam, maka :
8 jam x (60 /2 menit) x Rp 300 = Rp 72.000 / hari.
Jika bekerja 26 hari perbulan, maka pemasukan minimum yang diperoleh
adalah : Rp 72.000 x 26 hari = Rp 1.872.000.

Keuntungan yang diperoleh :
1.. Bebas pajak
2.. Waktu kerja tidak mengikat
3.. Tidak butuh keahlian. Cuap-cuap tanpa suara pun pasti dapat.
4.. Stress nyaris tidak ada. Justru bisa menghibur diri.
5.. Tidak beresiko, asal hati-hati kalo menyeberang atau mengamen di
tengah jalan ramai.
6.. Jika gesit (misalnya dalam satu durasi lampu lalu lintas dapat
menyambangi 2-3 angkot), penghasilan bisa meningkat 2-3 kali lipat.

 

TUKANG BERSIH-BERSIH KACA MOBIL

Modal : kain rombeng, pembersih bulu ayam, busa dan sabun detergen
Penghasilan :
Nyaris sama dengan pengamen, malah dapat 3-4 kali lipat, karena dalam
1 durasi lampu lalu lintas, dapat menyambangi 5-10 mobil sekaligus,
tergantung kegesitan kerja.

Keuntungan yang diperoleh :
1.. Bebas pajak
2.. Waktu kerja tidak mengikat.
3.. Tidak butuh keahlian. Yang penting kerja cepat saja.
4.. Hasil kerja bukan tujuan akhir.
5.. Tingkat stress tidak ada.

PENGEMIS

Modal : baju kusut, dekil, dan tidak mandi seminggu. Dan yang terutama :
berani malu!

Penghasilan :
Tergantung kemampuan menarik hati orang. Semakin memelas, maka
penghasilan semakin besar. Pada tahun 1997, seorang mahasiswa di sebuah
perguruan tinggi swasta Jakarta pernah mengadakan
penelitian dan
menemukan bahwa seorang pengemis di Jakarta rata-rata
mampu mengumpulkan
Rp 500.000 perhari, atau Rp 15 juta perbulan. Bahkan baru-baru ini ada
seorang ibu asal Garut yang mengakui di sebuah media Bandung,
bahwa
dengan menjadi pengemis selama 1 bulan saja, dia telah mampu pulang
kampung dengan membawa Baleno keluaran terbaru yang bernilai 200-an juta
rupiah, plus oleh-oleh untuk keluarga di kampungnya. Sebuah hasil yang
luar biasa. So jangan heran bahwa pekerjaan menjadi primadona banyak
orang yang datang ke kota-kota besar.

Keuntungan yang diperoleh :
1.. Bebas pajak
2.. Waktu kerja tidak mengikat
3.. Hanya butuh keahlian menarik hati orang.
4.. Tingkat stress tidak ada
5.. Dapat prioritas pertama dari Pemerintah kalo ada program bantuan
bagi kaum dhuafa.

 

Begitulah. Ada yang mau melamar? Apa? Kenapa? Ya, memang
agak2 doboh…

April Mop?! Kasiiii daahh!!!

April 1st, 2008 by berchmanthegreat

Gw kadang berpikir kalo dunia ini gak adil. Khususnya
menyangkut emansisapi wanita. Kenapa harus ada emansisapi wanita kalo gak ada
emansisapi pria?!Kenapa wanita boleh melakukan pekerjaan pria, tapi pria ga
boleh melakukan pekerjaan wanita? Contoh: kenapa wanita boleh gandengan tangan
dengan sesama wanita kalo lagi jalan. Nah, coba kalo cowok gandengan tangan
dengan cowok, pasti langsung mendapat pandangan menghina dari orang2
sekitarnya. Hal2 sepele namun riskan seperti inilah yang hendaknya diteliti dan
dipertimbangkan lagi oleh para pencetus ide eman berubah menjadi sapi.(halah,
apa sih?)

Another complex situation comes when we talk about pregnancy. Yah! Tepat
sekali, para lelaki! Kenapa wanita diberikan cuti hamil, tetapi kaum pria
tidak?!?!?!KENAPA?!
Bukan karena kita bisa ato ga bisa hamil nya. Tapi ini menyangkut kewajiban dan
tugas kita, kaum pria, untuk menjaga sang istri ketika hamil. Iya ga? Bayangin
kalo istri kita lagi hamil, terus tiba2 ngidam bengkoang goreng! Nah, sapa yang
jual?! Ga ada kan?! Harus kita yang bikin!Karena itu, mari kita berjuang, para
lelaki! Mari kita cetuskan emansisapi pria!

Sadar ato ga sadar, hari ini april mop. Dan seperti judulnya, gw ngepel lantai
seharian. Gak lah. Hehe. Dengan penuh birahi dan kreativitas, buka YM, mencoba
mencari korban. Lalu gw terlibat beberapa pembicaraan yang ganteng(baca:gue).

Gue: Dra…(seperti biasa, Andra adalah korban pertama)

Andra: Ape?

Gue: masih inget si etha?

Andra: Etha cantik?

Gue: iya. Gw udah cerita kan kalo dia temennya temen gw?

Andra: iya, udah.

Gue: Kata dia u ganteng. Pengen kenalan dia. (gue aja ogah
kenalan sama u, dra2)

Andra:  huahuahua. Itu
sih udah jelas.

Gue: (setan nih anak, pede gila) Iya. Masa temen gw nyuruh
gw temenin dia ketemuan bareng u. Gw blg aja ga mau.

Andra: huehue..udah nepsong banget tuh dia. Terus, dia
bilang apa lagi?

Gue: dia bilang hari ini april mop…

Kemudian Andra tidak membalas messages gw lagi.

 

Gue: Yolie, barusan gw ngomong sama Ms. Tan

Yolie: Ngomong apa?

Gue: report. Kata dia report u ga bagus. (senyum setan)

Yolie: Hah?! Kenapa emang report gw? Kurang apa?

Gue: Kurang peka..

Yolie: Kurang peka apaan?! U serius?!(sepot jantung)

Gue: serius! (lirik2 muka dia yg bener2 shock kaya belalang
sembah)

Yolie: dia bilang apa?!

Gue: (seperti jawaban buat Andra) U kurang peka kalo hari
ini april mop…

Yolie: setan…

Kemudian Yolie tidak membalas messages gw lagi.

 

Ada beberapa pembicaraan lagi yang tentunya bakal bikin gw ga
tidur malem ini kalo gw tulis. Di antara itu, ada 1 cerita dari dosen gw yang
tadi gw ajak ngobrol setelah gw kerjain juga.

After I pranked her…

Sigit: LOL

Dosen: hahaha. Lucu.

Sigit: hehe..piss, miss.

Dosen: tapi ga separah Mr. A

Sigit: Oya? Why?

Dosen: Yeah, this morning he pranked me like this:

Mr. A:  B, you got a phone call

Dosen: ok! (go to the phone)

Mr. A: (cekikikan).

Dosen: Halo.Halo?gak ada suara.(sejenak
kemudian bt, gara2 ternyata telpnya ga ada kabelnya)

Mr. A: Oh? Not that one. Use this
one. (ngasih pesawat telp laennya)

Dosen: Ok. Halo?Halo?Ko ga ada
suaranya?

Mr. A: (ngakak)

Dosen: (bt, telp ga ada kabelnya
lagi)

Sigit: (ketawa ngakak)

 

Demi confidentiality yang bersangkutan, saya TIDAK akan
bilang ke siapa2 kalo identitas si dosen sebenarnya adalah Ms. Sandy
Darmowinoto, dosen Comp. Graphic and Animation sama netprog kita dulu. Ya! Tidak
akan! Walau diancam sekalipun, saya akan menjaga kerahasiaan identitasnya!!!

 

Happy April Fools Day!

 

Oh Romeo ku, Oh Juliet ku 3

March 25th, 2008 by berchmanthegreat

Gua benci banget bajaj. Tadi gw pulang dari kantor. Gara2 jalanan agak2 macet, motor gw terpaksa jalan pelan2 juga. Dan di depan gw, saudara2, ada sebuah bajaj. Beneran. Benci banget gw sama bajaj. Si bajaj oranye itu dengan enaknya nyemprot asep yang parah banget. Bikin batuk. Bikin sesak. Bikin kebelet boker. Hmm..yang terakhir ga kok. Itu gara2 gw kebanyakan makan. Back to the asep, kenapa gw ga suka sama asep itu? Ya iyalah. Asep rokok aja udah bikin gw pengen loncat2 pergi dari tempat. Kalo ada orang yg ngerokok deket gw, pasti gw udah bilang, "Pak, matiin dong rokoknya. Gak enak nih asepnya." Tapi dalam hati. Nah, apalagi asep bajaj ini. Udah bikin batuk, bikin sesek, bikin kulit gw jadi item seketika n muka gw jerawatan. Walaupun gw masih ganteng, tapi tetep aja gua ngerasa sebel. Itu bajaj bener2 gak berkepribajajan.

Sesuai janji gw beberapa waktu lalu, gw bakal posting Oh Romeoku, Oh Julietku 3, sekuel terakhir dalam trilogi Oh Romeoku, Oh Julietku. Halah…Kali ini gw udah ngerahin kreativitas tingkat tinggi, digabung dengan beberapa kutipan yang udah ada, dijamin, cewek/cowok yang lagi u pedekatein, pergi jauh2 dari muka u. Huehuehue. Selamat menikmati, guys…

Co: Km tau ga, tadi pas ke kantor, aku jatuh.
Ce: Hah?! Kok bisa sih?
Co: Iya, jatuh cinta sama kamu…

Ce: Kamu lagi ngapain?
Co: lagi di depan kompie, lagi denger lagu, lagi download lagu, lagi ngenet, lagi kangen sm km…

Ce: Duh, aku lagi laper nih…
Co: Sama dong! Aku juga kedinginan banget!
Ce: Ih, kok kamu ga nyambung sih?
Co: Iya ya? Tapi yang penting hati kita nyambung kan?

Co: semalem aku mimpi…
Ce: hmm…pasti mimpiin aku ya??
Co: Bukan, mimpi dikeroyok orang2…
Ce: hah?!Kok serem amat mimpinya?!Emang kenapa?
Co: soalnya mereka jeles aku punya cewek secantik kamu…

Co: kamu tau ga apa yg paling aku pengen minta dari kamu
Ce: enggak…apa?
Co: minta biar km kehilangan selendang kamu…
Ce: aku ga ngerti…
Co: iya, jadi kamu ga bisa balik ke khayangan…

Co: kamu jgn pergi dari aku ya
Ce: knp?
Co: soalnya hid*p aku gak lengkap tanpa "U"

Co: kamu pernah liat mawar?
Ce: pernah..bagus banget ya?
Co: iya, tapi aku males kalo liatnya bareng kamu.
Ce: heh? Kenapa?
Co: Soalnya mawarnya jadi keliatan jelek…

Co: Kata orang, manusia tuh cuma bisa ngerasain bener2 jatuh cinta sekali aja. Setuju ga?
Ce: Hmm..iya sih…
Co: Aku ga setuju. Buktinya, sama kamu, tiap hari aku jatuh cinta terus…

Co: Kamu tuh kaya vitamin ya?
Ce: Kok?
Co: iya, soalnya aku butuh kamu setiap hari. Kalo gak, aku bakal sakit…

Co: (baru pulang dari kencan malem2) Kamu jalan di depan dih…
Ce: hah? kenapa?
Co: iya, soalnya cuma kamu yang bisa nerangin jalan aku…

Co: (pagi2) Met pagi. Bangun dong!
Ce: Hoahm..masih ngantuk…
Co: yaaaahhh…matahari orang aja udah bangun dari pagi2 banget,masa matahari aku belum bangun jam segini??

Co: if I hadn’t met you, I wouldn’t like you. If I didn’t like you, I wouldn’t love you. If I didn’t love you, I wouldn’t miss you. But I did, I do, and I will…

Co: my life isn’t ever going to be perfect, but ever since you came into it, it’s pretty damn close…

Co: when they asked me what I love the most about life, I smiled and said your name…

Co: I miss you a little…I guess you could say, a little too much, a little too often, and a little more each day…

Ce: kamu lagi ngapain?
Co: download antivirus
Ce: Oh, komputer kamu kena virus?
Co: bukan, buat aku kok
Ce: hah?!buat kamu?!
Co: iya, ni lagi kena virus kangen…

Ce: Lagi ngapain?
Co: lagi bt
Ce: knp?
Co: menurut km?
Ce: gara2 aku lagi?
Co: gara2 hari ini ga bisa ketemu kamu lagi, sama kaya hari2 sebelumnya…:)

Ce: kamu lagi dimana?
Co: lagi di puncak nih. Pemandangannya bagus banget
Ce: oya?
Co: iya, kamu harusnya ada di sini juga, biar pemandangannya juga tau, kalo ada ciptaan Tuhan lainnya yang lebih indah dari dia…

Udah ah. Capek gw nulisnya. Ntar kalo ada lagi, gw posting dengan judul baru.
Sebenernya, yang penting itu bukan ngutip dari orang laen gini. Ngutip kata2 orang lain itu harus dijadiin pemicu kreativitas elo2 semua dalam hal2 kaya gini. Jadi, jangan terpaku sama kata2 yg lo dapet doang. Misalnya, yang tentang bunga, kalian bisa kembangin lebih luas jadi kira2 seperti ini:
Co: (tambahin kata sayang, biar lebih romantis) Sayang,…(terus, tunggu dia jawab)
Ce: iya?
Co: (pake bunga selain bunga mawar, be creative!) Kamu pernah liat bunga bangkai di kebun raya bogor?
Ce: pernah, keren ya. Unik. kenapa emang?
Co: ga papa…aku males aja kalo liatnya bareng kamu.
Ce: kok?
Co: (pake kata bilangan yang nunjukin jumlah) Soalnya kamu seribu kali lebih unik, jadi bunganya jadi keliatan ga unik.

Mantabh kan? Tapi perlu diwaspadai. Kadang2 pembicaraan tidak berjalan sebagaimana mestinya. COntoh:
Co: (tambahin kata sayang, biar lebih romantis) Sayang,…(terus, tunggu dia jawab)
Ce: iya?
Co: (pake bunga selain bunga mawar, be creative!) Kamu pernah liat bunga bangkai di kebun raya bogor?
Ce: pernah, BAU BANGET ya. Apalagi aku liatnya pas lagi mekar. kenapa emang?

Nah, di bagian ini, kebanyakan cowok bakal diem. Bengong. Garuk2 pala dengan pasang tampang aneh bin ajaib yang pasti bikin ilfil, dan akhirnya cuma bilang,"gapapa…".
Parahnya, sebagian cowok malah dengan pede nerusin pembicaraan:
Co: ga papa…aku males aja kalo liatnya bareng kamu.
Ce: kok?
Co: (pake kata bilangan yang nunjukin jumlah) Soalnya kamu seribu kali lebih BAU jadi bunganya jadi keliatan ga BAU.

Iya. Kalo anda ngerasa itu bego banget, berarti anda masih waras. Jawaban yang seharusnya:
Co: ga papa…berarti aku harus bareng kamu kalo mo liat.

Ce: kok?

Co: (pake kata bilangan yang nunjukin jumlah) Soalnya kamu seribu kali lebih wangi jadi bunganya jadi ga bau lagi.

atau, jangan ambil kata "bau" nya, tapi kata "mekar" nya:

Co: ga papa…berarti aku ga boleh bareng kamu kalo mo liat.

Ce: kok?

Co: (pake kata bilangan yang nunjukin jumlah) Soalnya nanti bunganya mekar terus2an kalo liat kamu, karena dia jeles…

n.b: Ada lomba nulis novel lucu yg diadain gramedia. gua rencana pengen ikutan. Kasih support ya. Kalo lo2 ada ide cerita, kasih tau gw pliss…biar jadi masukan buat gw. Oke?? Iya, gw tau kemungkinan menang gw 1 berbanding sekian juta. Tapi, ga masalah dong sekedar ikutan? Huehuehue…

Ti Ti Yi Lalan

March 16th, 2008 by berchmanthegreat

Dalam prinsip ekonomi, planning mengenai budget merupakan sebuah hal yang krusial (baca:sok tau). Prinsip ekonomi berkata, "Dapatkan hasil semaksimal mungkin, dengan biaya seminimal mungkin." Mudah2an benar. Sebab peraturan no.1, penulis di blog ini selalu benar. Peraturan no 2, kalo penulis salah, silakan baca ulang peraturan no1. Ngahahaha. Berarti, prinsip ekonomi tersebut, berkaitan erat dengan pengiritan. Hal ini gw terapkan dalam hidup gw sehari-hari. Misal, pas bokap bilang, "Git, cuci motor." Gw gunakan prinsip ekonomi dengan menjawab, "Entar aja ah, nunggu kemarau. Musim ujan gini, ntar dicuci kotor lagi kotor lagi, ga efisien". Atau pas nyokap bilang, "Git, mandi." Gw jawab, "Entar aja ah, tunggu libur. Besok kerja juga kotor lagi." Yang gua herankan adalah, bonyok gw gak mendukung kebrilianan anaknya dalam menerapkan prinsip ekonomi ini. Terbukti pas gw jawab kaya di atas, mereka langsung bilang, "Kamu ke dokter gih." Entahlah. Mungkin ini karena perbedaan pandangan generasi mahasiswa jaman sekarang dengan jaman dulu.

On another note, udah dari beberapa minggu yg lalu gw ditugasin sama bos buat kerja bareng orang Kanada. Perusahaan gw kaya ada kerja sama gitu sama perusahaan si orang Kanada ini. Tugas pertama gw, Skinning. Iya. Pertama kali gw baca judul email nya, gw juga bertanya2, ini perusahaan web development, ato pengkulitan ternak. Ternyata skinning itu adalah metode yang dipakai buat mengubah suatu direktori agar tampilan nya diubah jadi sesuai tampilan direktori yang si klien mau ubah di dalam direktori web biar sesuai dengan tampilan baru yang udah di slicing. Bingung kan lo? Gua aja bingung…

Suatu ketika kita (gw dengan si orang Kanada) terlibat dalam suatu conversation di corporate IM. Begini kira2:
Orang Kanada : Hi Sigit.
Gue : Hi Sir.
Orang Kanada : good job on the directory skinning.
Gue : Thank you sir.
Orang Kanada : Ok. I’m going to poke my eyes out now. TTYL.
Gue : Ok sir.Goodnite.

Tadinya gw pengen jawab, "I’m not going anywhere sir." Karena gw ga tau apa itu TTYL. Yang ada di pikiran gw saat itu TTYL = Ti Ti Yi Lalan (baca: Ti ti di jalan). Tapi berhubung gw tau kalo kecil kemungkinannya dia bisa bahasa Indo, gw tau kalo dugaan gw itu salah, dan kalo gw jawab gitu, hampir dipastikan gw dikursusin bahasa mandarin (lho?!) selama sebulan sama bos gw…

nb: Gua inget apa nama alat-uji-kehamilan-yang-gw-lupa-namanya-waktu-itu->JITU. Waw. Namanya luar biasa ya. Kritis, tajam, lugas, berani…

99% Akurat!

March 10th, 2008 by berchmanthegreat

Gw baru aja nyampe di kantor. Iya, kantor gw. Eh, gak ding, kantor bos gw. Kantor gw juga sih, soalnya gw kerja di situ. Argh! Udahlah, pokoknya kantor tempat gw kerja di Jalan Danau Sunter Barat. Dalam perjalanan ke kantor, gw menemui sebuah fenomena aneh di jalanan ibukota. Tepatnya di daerah sini. Fenomena itu adalah kucing adalah musuhnya anjing. Hmm..Salah. Bukan itu. Hehe. Fenomena itu adalah tentang bajaj (baca: kendaraan yang "maksudnya" seperti mobil, tapi gak jadi karena malah mirip becak dimesinin.*dari mana coba mirip becak.Hwahwahwa.)

Bajaj2 di sini bukan bajaj biasa. Bajaj warna oranye, udah lazim. Warna biru dengan tulisan "Bajaj ramah lingkungan" yg memakai BBG(baca: Bukan Bintang Giasa), juga udah sering ditemui. Bajaj warna hitam, juga udah lazim di tipi2 (Satria Bajaj Hitam MX). Yang mungkin jarang ditemui adalah bajaj warna pink2 damai dengan tulisan "99% akurat". Ya! Tepat, saudara2! Di badan si bajaj ditempelin reklame buat alat uji kehamilan. Udah cukup lama gw liat bajaj sejenis itu. Tapi gw gak nyangka, ternyata perkembangbiakan bajaj seperti itu benar2 pesat. Sekarang, hampir semua bajaj daerah sini yg gw temuin, ada reklame si alat-tes-kehamilan-99%-akurat-yang-gw-lupa-namanya (ATK9AYGLN). Dari sini kita bisa tau kalo kualitas kondom2 Indonesia itu gak bagus. Gak percaya? Buktinya kalo 2 sejojaj (baca: sejoli bajaj) gituan (halah!), mereka masih bisa punya anak walau mereka udah pake kondom. Terbukti dari jumlah bajaj dengan reklame ATK9AYGLN semakin memenuhi daerah Sunter. Survei membuktikan, si bajaj2 itu udah menggunakan kondom dengan kualitas bagus, seperti Supra dan Dureks. Alhasil, mereka malah dianugrahi anak2 lucu dengan kentut yg hitam2 dan bau2.

Bajaj_hitam

Satria Bajaj Hitam MX (gila men, ada beneran bajaj item)

Sekarang, yang jadi pertanyaan adalah, kenapa alat uji kehamilan itu dipasang di bajaj? Apa karena bajaj sering dinaikin orang sehingga publikasi dan rating si ATK9AYGLN bakal meningkat?Atau karena Indonesia merencanakan development and research buat istilah "bajaj goyang" yang menggantikan "panther goyang"? Atau karena si pemilik pabrik ATK9AYGLN adalah pemilik pabrik bajaj di India sana? Sampai saat ini penulis belum tau.

Mungkin, kita para mahasiswa dan insan2 muda tanah air dapat mencoba mencari tau, membuat skripsi tentang "mengapa bajaj di tempelin dengan reklame ATK9AYGLN" - yang gw yakin bakal di approve sama si dosen, setelah u ancam dia "Pak/Bu! Approve judul skripsi saya, atau saya telanjang bulat!" (tentunya anda harus cowok, dengan muka ancur, dan kulit hitam langsat). Kalo gw sih, bakal memulai dengan suatu ide yang brilian: nempelin iklan ATK9AYGLN di bodi pesawat terbang. Biarkan seluruh dunia tau kalau Indonesia sudah mampu membuat alat uji kehamilan sendiri! BUKTIKAN!!BUKTIKAN, INDONESIA! Demi majunya pembangunan, menuju bangsa yang adil, makmur, tenteram, berdaya juang tinggi, berprestasi dalam kawasan regional maupun international, di dalam krisis multidimensional ini, sekaligus memenuhi ekspektasi dan manifestasi opini publik, guna meraih kembali jati diri bangsa yang perlahan memudar..(Uohh!!)

n.b: Nih, gw punya obat buat cowok2 yang ngerasa kurang ganteng.
Gantengin

Mbak-mbak Toko Hape

March 9th, 2008 by berchmanthegreat

Gua
heran. Bener2 heran.
Beberapa hari belakangan ini gw aktif
berkecimpung di dunia Yahoo Messenger. Kebanyakan temen YM gw
berinisial 4L. Lo Lagi Lo Lagi. Ya! Tepat! Kalo dikasih “Bo”
belakangnya, jadi “Lo Lagi, Lo Lagi, Bo!”. Buset. Cukup. Yang ini
keterlaluan garingnya. Okeh. Lanjut ke topik perbincangan gua dengan
beberapa cowok sableng mesum (baca: temen2 sekelas gw) dan satu orang
cewek yang belum bisa diketahui apakah dia lebih cocok vasektomi ato
tubektomi (baca: Yolie). Melalui perbincangan gw sama mereka, gw
menyadari satu hal filosofis yang luar biasa. Gw menyadari. Kalo
ternyata. Kita sering banget. Manggil dengan kata sapaan. “Man” .
Yah, bukan dipaca pake huruf “a”, melainkan dengan “e”
seperti kalo kita bilang “permen”, “cemen”, “semen”, ato
“kondom” (Lho?!). Gak tau kenapa, dalam setiap kalimat kita,
pasti ada kata “man” nya. Contohnya kemaren saat gw berdiskusi
sama si Teguh, “Guh, buka orangedan.net. Mantabh, man!”. “Iya,
emang edan, man”, jawab si Teguh. Atau saat gua ngobrol sama si
Frenky, “U lagi ngerjain apa, man?”. “Lagi nyapu kantor gw,
git!” kata si Frenky yang punya nama asli Kho Pheng Chung. Atau,
perbincangan gw sama si Andra. “Si Anast online, man”, kata gw
ngasih tau dia (buat yang gak tau ttg Anast, baca di sini).

Dari mana kebiasaan dan
budaya biadab ini berasal, gw gak tau. Yang gua tau adalah perilaku
ini bisa berakibat buruk. Misalnya, kalo saat kita lagi ngobrol dari
jarak jauh sama teman kita.

Teguh-Si-Kriting-Yang-Ada-Di-Seberang-Jauh
(TSKYADSJ): “Git, maen futsal gak?!” (tereak2 sambil mengibas2kan
rambutnya)

Gue ganteng: “Apa
Guh?!” (tereak)

TSKYADSJ: “Maen futsal
kagak?!”

Gue ganteng: “Hah?!
Apaan?!”

TSKYADSJ: (kesel)
“Kampret lo man!”

Nah, gimana kalo di deket
situ, di tengah2 jalan yang memisahkan gw sama Teguh, ada orang yang
bernama Suhermen, Suparmen, Sukarmen, Andramen, Penqmen, ato bahkan
Yoliemen? Gimana kalo dia ngerasa dihina dengan kata “kampret”
tadi, nyamperin si TSKYADSJ, terus rambut dia yang kriting2 seksi itu
dicukur abis sampe dia keliatan kaya sperma berjalan? Padahal kita
sama2 tau kalo itu adalah kata pujian buat seorang yang ganteng.
Bener gak, wahai kalian para cowok? Kampret banget deh lo semua.
Betul. Ini adalah pujian buat kalian, para cowok.

 

Oke. Mari masuk ke topik
utama kita. Ceritanya dimulai pas gw pulang ngantor. Gw sampe rumah
jam 7.30an, terus jam 7.45 an gw berangkat buat beli pulsa karena
pulsa gw abis (ya iyala, dodol. Mana ada orang pulsa penuh terus beli
lagi). Biasanya, gw beli pulsa di tempat yang agak jauh dari rumah
gw, yang tokonya terdiri dari 1 ayah, 1 ibu, 1 anak cowok, 1
pembantu, dan beberapa cicak2 di dinding diam2 merayap datang seekor,
cukup. Berhubung gw lupa mampir di toko itu, gw memutuskan hubungan
gw dengan cewek gw. Eh, salah. Memutuskan buat beli pulsa di toko
deket rumah. Lalu dengan mengendarai si Supra hitam, gw berangkat.
Ternyata tokonya tutup. Yah, apa boleh dibuat. Nasi sudah menjadi
dubur. Gw cari toko laen di deket2 situ. Ada. Tokonya gak gede2
banget. Gw parkir motor. Masuk. Tanya dengan penuh birahi. “XL
bebas yang extra ada?” Si pemilik toko (cowok) yang menyambut gw.
Saat itulah. Saat itulah. Saat itulaaah!!!! Gw baru sadar kalo di
belakang dia ada cewek. Putih. Rambut lurus sebahu lebih dikit.
Mirip2 sama Sophie Martin. Eh salah, Sophie Navita. Pokoknya yang
pernah maen di Lupus, terus sering jadi presenter Was-was di SCTV
(gila man! Acara gossip gak pernah ketinggalan gw). Manis. Banget.
Banget. Banget. Banget. Suer, cantik!!!!!!! Tadinya gw pikir dia
ceweknya si pemilik toko. Tapi setelah gw liat2, kayanya bukan. Si
cowok cokin, dan si cewek bukan. Yang jelas dia bukan anaknya si
cowok. Itu gw yakin. Gak tau kenapa. Feeling gw bilang gitu. Dan
feeling gw juga bilang, kalo si cewek belum punya cowok. Sekali lagi,
feeling. Kenapa? Karena feeling memegang peranan penting dalam kisah
percintaan seseorang. Coba aja pas ketemu cewek/cowok yg u suka,
terus feeling u bilang kalo dia adalah jodoh u, tembak langsung dan
bilang “kamu matahariku, mau gak jadi pacar aku?”. Dia gak bakal
nolak u. Gak bakal nolak buat nendang u, ngeludah, terus lari2
mencari WC umum terdekat buat muntah.

Lanjut ke si cewek. Itu
cewek beneran manis.Tadinya pengen gw poto. Sayangnya gw masih belum
sejantan TSKYADSJ dalam hal ini. Untungnya, si cowok pemilik toko
ngasih kabar baik ke gw. “Udah masuk pulsanya?”. Gw jawab sepenuh
hati “Belon. Kok lama ya? Biasanya cepet”. Dalam hati gw bilang,
“Yesss!!Lama2in aja..puas gw ngeliatin si cewek”. Maka dimulailah
acara lirik2an gw. Kebetulan dia lagi nonton acara emak2 nyanyi
bareng anak2nya (baca: Supermama Celeb Concert), jadi gw bisa liat
dia senyum n ketawa2. Beuh,,manis banget…Suer, man! Kelepek2 deh lo
semua. Sayang u semua gak tinggal deket sini. Sayang sekali…

Sandra_dewi

>> Mantan calon kekasih

Singkat cerita, pulsa
akhirnya sampe. Gw pulang. Hati ceria, riang gembira. Muka tersenyum,
hati berseri2, nyengir lebar. Kalo ada anak kecil liat, gw yakin dia
bakal bilang ke mamanya, “Mama, mama, ada orang gila bisa naek
motor!”. Terus si nyokap yang menyadari kegantengan gw blg, “Bukan,
sayang. Itu dia lagi latihan buat ikut casting iklan pasta gigi”.

Awalnya gw berniat buat
ajak kenalan si cewek manis itu. Tapi gw urungkan niat baik gw itu.
Satu, ada bosnya. Dua, gw terlalu tampan. Tiga, gw gak berani. Yah.
Emang. Nomor 1 dan 2 bisa dibuang dengan adanya alasan 3. Hehe. Oya,
mulai hari ini gw bakal beli pulsa di situ terus. Ada yg mo nitip
foto dia????? Ngahahahahahahahahaha…

Antara Aku, Cikarang, dan Bus Damri

March 3rd, 2008 by berchmanthegreat

Weekend kemaren gw pergi ke Cikarang. Selain buat ngumpulin report di kampus, gw udah janjian sama ce gw buat spend the weekend together. Tak disangka dan tak pernah aku duga (kok jadi lagunya stinky sih?!), weekend gw bakal diawali kejadian aneh bin sigit ganteng.

Kisah berawal dari saat2 gw nunggu bus. Gw nyampe di bandara jam 2.15 siang. Sekedar informasi, sebelum berangkat nyokap tanya:
Nyokap : Udah jam berapa ni git? Gak ngejar bus jam 2?
Dengan penuh ketegasan gw bilang:
Gue (tampan) : Bus dari bandara gak pake jam2an, mi.
Pas di bandara, bus belum dateng. Gw nunggu di halte deket terminal B.
5 menit berlalu. Gua masih tenang, biasa juga nunggu sampe 10 menit.
10 menit berlalu. Masih tenang. Pernah nunggu sampe 15 menit.
15 menit berlalu. Tenang. Waktu itu sampe 20 menit gw nunggu.
30 menit berlalu. Mulai garuk2 kepala sambil mondar mandir kaya orang sibuk.
Gw putuskan untuk mengambil langkah revolusioner dan heroik: bertanya sama si mas-mas penjaga halte.
Gw: Mas, mas. Bus ke cikarang udah lewat belum?
Mas2 penjaga halte : Bus ke mana?
Gw: Cikarang.
Mas2 penjaga halte : kemana?
Gw: *mulai jutek. Ke Cikarang, mas.
Mas2 penjaga halte : *berpikir keras. Hmm…
Dua detik kemudian dia bilang, "kemana tadi?"
Gw dengan bijaksana bilang, "Makasih mas."
KAMBING TUH MAS2! BUDEK GAK KIRA2!

Damri

Bisa diliat, tulisan "Damri" yang benar

Singkat cerita, tuh bus dateng jam 3an kurang. Gw naek. Ternyata itu bus baru, gak ada warna ijo2 jababeka nya di luar, dan design interiornya bagus. Gw pikir perjalanan gw bakal menyenangkan. Duduk lah gw. Kursinya nyaman, senderannya panjang, jarak antar bangku sama bangku depannya juga luas. Oh, senangnya hatiku, senyum riang gembira, jadi pengen kawin(Lho?).

Karena waktu itu gw baru pulang kantor, rasa capek bikin gw langsung tertidur dengan penuh birahi. Saat bus memasuki jalan tol Prof. Dr. Ir. Sedyatmo, gw ngerasa sesuatu yang aneh. Gw masih merem. Di lutut gw kaya ada sesuatu. Gw ga berani buka mata. Tapi itu gerakan aneh masih ngegerayangin gw. Akhirnya gw beraniin buka mata.
Argh!! Astaga! Jantung gw bergejolak!Gw terperanjat!
Di depan gw: kecil.putih.cekikikan.
Bukan, itu bukan nasi di gambarin mata sama mulut lagi ketawa. Itu anak kecil.
Yah, anak kecil. Sekali lagi, biar dramatis, anak kecil.

Tadinya gw berniat masang tampang serem nan galak biar dia gak ganggu tidur gw lagi. Tapi dia malah ketawa. Mungkin emang karena tampang gw mo dipaksain kaya gimana juga tetep ganteng, manis, dan imut…

Cerita punya cerita, itu anak adalah anak orang. Ya iyalah! Geblek lo. Gw sempet ngobrol sama bokap nya. Mereka mo maen2 di cikarang, karena ada sodara mereka di situ. Si bokap dulu pernah tinggal di sana. Tapi akhirnya pindah kerja di Balikpapan. Entah karena dia bosan. Entah karena gajinya lebih besar di sana. Entah karena Inul dari Pasuruan. Entahlah.

Monyet



Bukan, ini bukan gambar si anak

Dari situ gw mikir. Kadang hidup gak berjalan gitu aja. Kadang hidup mengharuskan kita mengambil sebuah keputusan yang penting. Kadang hidup memaksa kita buat memilih, antara sebuah lingkungan yang sudah kita kenal baik, atau pindah ke situasi yang benar2 baru. Gw salut sama si bokap-anak-kecil-tukang-ganggu-tidur-gw itu. Dia berani pindah ke Balikpapan yang notakasbon adalah tempat yg bener2 jauh dan beda banget sama cikarang. Lantas, apa nanti gw bakal dihadapin sama situasi kaya gitu? Apa gw bakal harus pindah juga? Apa gw bakal jadi tambah ganteng? Apa gw bakal jadi kaya? Memang, gw ganteng. Eh, salah. Memang, (dengan gaya presenter2 infotainment2 di tipi) misteri hidup seperti inilah yang harus kita hadapi. Apapun jawabannya, hanya Dia yang tahu.

Tadinya gw bermaksud ngasih kartu nama gw ke si bokap-anak-kecil-tukang-ganggu-tidur-gw itu. Tapi takut si bokap mikir gw bilang,"Ini kartu nama saya. Silakan hubungi saya kalau anak bapak sudah berumur 17 tahun. Saya bersedia menjadi suaminya. Waspadalah! Waspadalah!", maka gw urungkan niat mulia gw itu.

Si jenius

February 28th, 2008 by berchmanthegreat

Kemaren2 seorang temen gw yang lagi magang di kantor yang sama dengan gw bilang kalo kompie dia gak bisa masuk windows gara2 ada file yang hilang. File ntldr nya kehapus. Entah karena gak sengaja. Entah karena dia sedang terkantuk-kantuk sambil mimpi, dan di mimpinya dia lagi ngapus foto dia yang lagi ciuman sama bekantan di dufan, padahal di dunia nyata itu adalah file ntldr. Entah memang karena dia ingin mempraktekkan kejeniusan dia dalam mengambil keputusan sambil teriak, "Oh, apa yang terjadi kalau file bernama aneh ini gw hapus???"
Yah. Dia memang mistis, sodara2.

 

Yolan

Si Yolie dengan Gaya Sok Jeniusnya yang Najong

Setelah kompie dia gak bisa jalan, dia minjem cd XP ke gw. Gw blg gw ga punya. Terus gw suruh dia ambil di kompie kantor aja.Akhirnya dia ambil tuh file, setelah ikut seminar ttg proses-penjelasan-cara-mengkopi-file-ntldr-dari-kompie-kantor. Terus, gw suruh dia masukin tuh file lewat linux, di kopi ke drive C. Akhirnya, di bawanyalah file itu ke rumah.

Malam harinya, dia sms gw.
Yolie: Git
John (gue) : Ya?
Yolie: Di linux gak keliatan drive c nya
John (gue) : Udah u mount?
Buat kalian yang gak tau istilah ini, mount adalah sebuah istilah yang digunakan si laknat pencipta linux buat ngambil file dari file windows dan ditaro sebagai file linux. Bingung? Sama. Gw yang nulis aja bingung. Pokoknya gitulah!

Yolie: Git..
John (gue): Ya?
Yolie: gw udah ketik "mount c:". Tapi dia bilang, "cannot find c:"
John (gue): Yol..
Yolie: ya?
John (gue): u sakit?
Yolie: enggak, kenapa?
John (gue): MANA ADA COMMAND MOUNT C: !!YANG ADA TUH MOUNT /DEV/SDA1 /MNT!!!!
Yolie: (gak bales)…

Beberapa nanosecond kemudian, gw yang ga enak hati karena teriak2 ke dia, sms dia.
John (gue) : gimana?
Yolie: mati gw git…
John (gue) : knp?
Yolie: gw lupa password buat root…
John (gue) : banyak2 berdoa yol…

Btw, temen gw ini nama aslinya yolan. Tapi entah kenapa di panggil sama anak2 sekelas sebagai yolie. Apakah karena dia emang suka makan coklat choli-choli (*ehm, choki2 maksudnya)? Apakah karena dia masih ada hubungan sodara dengan si kambing hasil kloning yang bernama Dolie? Apakah dia benar wanita? (lho?!) Yah, apapun itu, hanya hujan, gunung, dan rumput yang bergoyang yang tahu…Biarlah kejeniusannya yang menciptakan command "mount c:" remains forever in our heart…Ngahahahahahaha..Udah ah, saat nulis posting ini, dia udah ngangkat2 cpu buat dilempar ke gw…